Manusia Sederhana

Saturday, May 22, 2010

Tambahan Koleksi Die-Cast

Sebelum bertolak kembali ke Jakarta, sambil menunggu waktu keberangkatan, di Bandara Changi, Aku sempat mampir ke beberapa toko. Salah satunya bernama Kids World yg lokasinya ada di terminal-1. Kids World sendiri adalah toko yang khusus menjual permainan anak-anak. Eh, ada pajangan Die-Cast, ada beberapa merek seperti hotwheeler, kinsmart, maisto. Secara harga, masih lebih murah bila kita beli di Jakarta.

Tapi sebagai kenang-kenangan Aku coba cari yang unik dan dari segi harga relatif terjangkau, maka Aku ambil satu die-cast yang berbentuk Bis sekolah berwarna kuning. Harganya S$8,9 atau sekitar 60 ribu rupiah.

Untuk Spesifikasi sbb:

  • Jenis kendaraan: Bis Sekolah
  • Warna: Kuning
  • Bahan: Die Cast Metal
  • Door: Openable
  • Posisi kemudi: Kiri
  • Gerakan: Pull Back Action
  • Dimensi: PxLxT = 125mm x 40mm x 450mm
  • Pembuat: Kinsfun by Kintoy Hongkong


Lumayanlah buat tambahan koleksi.




Saturday, November 17, 2007

Wisata Kuliner di Bandung – bagian 1

Minggu, 4 Nopember 2007 ; agenda utama sebenarnya adalah menjemput Dian di Bandung, istriku kebetulan dari Jumat,2 Nop 07 sampai Sabtu,3 Nop 07 dapat tugas dari kantornya bersama timnya untuk memberikan training kepada para karyawan kantor cabang tempat dia bekerja dan kebetulan dapat tugas kali ini di Bandung. Tapi karena memang kita berdua sudah merencanakan bahwa jika ada waktu ingin ke Bandung, maka tujuan selain menjemput juga sekaligus jalan-jalan ke Bandung dan Wisata kuliner. Hanya saja kali ini kita tidak mengagendakan untuk menginap karena memang waktunya tidak ada karena besoknya, hari Senin sudah harus berkantor lagi.

Kebutuhan untuk perjalanan ke Bandung kali ini sudah aku siapkan sabtu malamnya, tidak banyak sih, spt biasa 1 PDA O2 utk GSM, 1 HP Nokia 2865 utk CDMA, 1 peta Bandung tahun 2005, 1 buku tentang jajanan di Bandung terbitan Intisari, serta 1 digital camera yang sudah dicharge malamnya. Hanya saja duit untuk keperluan belanja di Bandung belum sempat diambil. Di dompet aku juga hanya tinggal sekitar 70 ribu perak. Kemaren lupa nguras di ATM, aku hanya menduga mungkin di Rest Area KM 58 ada ATM BCA atau BNI mungkin nati aku mampir disana saja.

Sesuai dengan rencana, jam 6.00 pagi hari minggu setelah mesin Toyota Yaris aku warming-up, pamit ama orang rumah, kemudian melaju masuk tol JORR Simatupang bayar Rp6000. Ini kali pertama aku melintasi tol JORR yang sekarang bisa langsung tembus ke tol cikampek. Karena takut sampai di Bandung datangnya kepagian sedangkan si Dian masih molor di hotel, so I drove the car slowly. Kecepatannya hanya rata-rata 80 km.

Sekitar jam 7.00 aku sampe di rest area KM 58, keliling lokasi untuk mencari ATM ternyata di rest area ini ATM belum ada, so aku keluar dari rest area masuk kembali ke jalur tol, sampai di tol Sadang kali ini terlihat di depan aku ada mobil peugeot kecil kuning yang jalan melaju kencang menyalip mobil disebelahnya. Terpancing oleh aksi mobil peugeot tsb ditambah sedari tadi di tol aku belum mengerahkan skill membalap, maka dg perlahan-lahan pedal gas aku tekan sampai mobil melaju rata2 140 km/jam kemudian mulai aku salip kiri kanan mobil yang ada di depan termasuk mobil peugeot tsb. Hanya tinggal kita berdua yang menguasai medan tol, sampai keluar pintu tol pasteur bayar tol keseluruhan Cikunir-Pasteur Rp36.500, aku tetap memimpin di depan sampai kurang lebih 10 detik kemudian dari kaca spion mulai muncul peugeot kuning tsb. Aku sudah tidak berminat lagi untuk menunjukkan keahlian membalap karena didepan sebentar lagi akan masuk jalanan kota Bandung.

Sebelumnya di tol aku sudah merasa sakit perut, ini juga salah satu alasan yang membuat aku harus membalap mobil kesetanan :-) , sampai di hotel Grand Aquilla sekitar 7.30 aku kontak Dian untuk tanya dimana toiletnya. Langusng saja setelah parkir aku langsung lari menuju ke lokasi toilet yg ternyata pagi itu baru mulai dibersihkan. Jadi bisa dibilang pagi itu aku orang pertama yang mengotori toilet hotel. Hampir saja aku salah, walau dalam keadaan situasi darurat untung saja aku masih sempat berpikir, kamar toilet yang aku masuki tidak ada kertas toiletnya. Coba andai aku udah masuk lalu melepas hajat, ceboknya pakai apa bo' ?? Kemudian aku pindah ke kamar toilet disebelahnya, ah lega banggets , sptnya makan siang ama makan malam kemaren semuanya keluar, karena volumenya spt byk. Yah dalam hati aku pikir lumayanlah krn hr ini kalo wisata kuliner berarti bisa nampung banyak makanan yg bisa dicicipi.

Sktr jam 8 Dian turun bawa koper, tdnya aku usulkan gmn kalo makan bubur mag oyo trus minum susu di BMC yg kebetulan letaknya ada pas disebelah hotel Grand Aquilla. Cuma Dian keberatan karena kawan-kawan kantornya jg kemungkinan mau makan disitu jg.

Ok, kemudian kami keluar hotel dan berbekal peta tujuan pertama kami krn masih pagi adalah Bubur ayam Mang Oyo di jalan Sulanjana, lihat alamatnya di Buku Jajanan terus cocokkan dengan peta, jl Sulanjana ada didekat persimpangan flyover surapati dan jl. Tamansari. Melewati FLyover surapati lancar, sampai akhirnya di ujung jalan dekat gedung TElkom terjadi kemacetan yang parah, ada kami menunggu sekitar ½ jam hanya utk bergerak 150 mtr, aku putuskan untuk potong jalan balik ke dipati ukur kemudian masuk Jl Djuwanda (Dago).

Karena udah terlanjur lewat Djuwanda maka sekalian kami ke Kartika Sari saja untuk beli kue. Kami parkir di Gedung BCA depan Kartika Sari sekaligus aku ambil cash lewat ATM, akhirnya tenang dompet udah terisi lagi, nyeberang jalan sampai di Kartika Sari waktu menunjukkan pukul 9.15 pagi. Ternyata walaupun masih pagi orang-orang yang datang kesini sudah lumayan banyak.


Kami pesan kue sekaligus sebagai oleh-oleh untuk org rumah dan utk org pasar minggu spt berikut ini :

  • Banana Roll 3 kotak
  • Bolu gulung moka 2 kotak
  • Bolu kelapa rum 1 kotak
  • Cheese Roll stik 1 kotak @ Rp25.500
  • Lamington Cake 1 kotak @ 17.500

Untuk harga Banana, Bolu gulung dan Bolu Kelapa rum tidak diketahui karena bonnya udah hilang :-( , next time deh kalo ke Bandung nanti kita cantumkan lagi.

Lumayan juga pagi-pagi kita udah borong banyak. Tapi perut masih laper. Ok, ntar kita lanjutkan di bagian ke-2 ya.

The 2nd rock song i found this week

Ok, I've described about 1st song which make me interested to heard song from Dream Theater – The Spirit Carries On. The 2nd rock song, same as before i found the title of the spirit carries on, I didnt know about that song, I only knew a few words like "forever and one ... how can you hide your lies". Besides the lyrics, actually the music, the guitar, the vocals of the singer made me interested. Before, I guess, the group band maybe Yngwie Malmsteen or Iron Maiden because the voice similar like lead vocal from that group band. Ok, once again with helping from my friend Google, I know that song is "Forever and One (Neverland)" from group band "Helloween". I copied the lyric of "Forever and One" below :

Forever and one (neverland)    

by Helloween


 

What can I do?
Will I be getting through?
Now that I must try
to leave it all behind


 

Did you see
What you have done to me
So hard to justify
Slowly is passing by


 

Forever and one
I will miss you
However, I kiss you yet again
Way down in Neverland


 

So hard I was trying
Tomorrow I'll still be crying
How could you hide your lies, your lies


 

Here I am
Seeing you once again

My mind's so far away

My heart's so close to stay

Too proud to fight

I'm walking back into night

Will I ever find

Someone to believe?


 

Forever and one

I will miss you

However, I kiss you yet again

Way down in Neverland

So hard I was trying

Tomorrow I'll still be crying

How could you hide your lies

your lies

Got 2 great rock songs

Within 2 weeks from 10 Nov 07 and 17 Nov 07, as usually I heard KIS FM, the best FM radio station (especially in Saturday) I found 2 great rock songs (just in my opinion bro). The first one is from Dream Theater. Firstly I didnt know who the singer and what the title of song is. But from the lyrics I only knew a few words like "If I could die tomorrow I be allright ... etc" so which these keywords then I searched in Google and voila .... I've got link to klik to "Dream Theater – The Spirit Carries On" so the first songs from Dream Theater - The spirit carries on, oke I've copied the lyrics as below. The interested thing from that lyrics what is the meaning of death ? where do we go when die ? That words in the song which made me interested. The second song I would analyze in next post.

Song : The Spirit Carries On

Band : Dream Theater

Music by : Dream Theater

Lyric By : John Petrucci


 

Nicholas:

Where did we come from?

Why are we here?

Where do we go when we die?

What lies beyond

And what lay before?

Is anything certain in life?


 

They say, "Life is too short,"

"The here and the now"

And "You're only given one shot"

But could there be more,

Have I lived before,

Or could this be all that we've got?


 

If I die tomorrow

I'd be allright

Because I believe

That after we're gone

The spirit carries on


 

I used to be frightened of dying

I used to think death was the end

But that was before

I'm not scared anymore

I know that my soul will transcend


 

I may never find all the answers

I may never understand why

I may never prove

What I know to be true

But I know that I still have to try


 

If I die tomorrow

I'd be allright

Because I believe

That after we're gone

The spirit carries on


 

Victoria:

"Move on, be brave

Don't weep at my grave

Because I am no longer here

But please never let

Your memory of me disappear"


 

Nicholas:

Safe in the light that surrounds me

Free of the fear and the pain

My questioning mind

Has helped me to find

The meaning in my life again

Victoria's real

I finally feel

At peace with the girl in my dreams

And now that I'm here

It's perfectly clear

I found out what all of this means


 

If I die tomorrow

I'd be allright

Because I believe

That after we're gone

The spirit carries on


 

Thursday, November 01, 2007

Gado gado Boplo

Minggu, 28 Okt 07 aku & istri menuju ke Glodok utk beli DVD, rencananya mau beli DVD lanjutan Heroes & Prison Break. Karena hari sdh hampir jam 12 siang & kebetulan di jalan Gajah Mada ada restoran "Gado-gado Boplo" maka kami mampir utk mencobanya. Aku pesan gado2 lontong sdgkan si Dian pesan nasi timbel dan mie juhi. Utk harga lumayan mahal, kalo gado2 di tukang gerobakan antara 5 s.d 10 ribu perak, maka disini harganya 17 ribu rupiah. Hanya saja bedanya gado2 Boplo menggunakan kacang mede sbg bumbunya & sayurnya lebih segar. Total harga utk makanan 1 porsi gado2 lontong, 1 porsl nasi timbel, 1 porsi mie juhi, & 2 es teh sekitar 68 ribu rupiah.

Saturday, October 27, 2007

Ganti Volume Based ke Time Based StarOne

Artikel diambil dari Tabloid Pulsa, Edisi 110 Th V/2007/19 Juli
Penulis : D. Iskandar

Pentarifan internet dengan system volume based tidak begitu saja dianggap menguntungkan. Meski lebih fleksibel namun ketika Anda berselancar dengan PC, tentu biaya yang dikeluarkan terasa lebih banyak. Belum lagi, system volume based lebih sulit di control.
Seperti Anda ketahui, saat ini beberapa operator sudah siap memanjakan Anda berselancar dengan pentarifan time based, yang dihitung per waktu. Di beberapa edisi lalu, kami sudah mengenalkan beberapa cara berinternet menggunakan system time based dari berbagai provider Internet.
Bagi pelanggan StarOne, anda tidak harus berlangganan provider tertentu karena operator milik Indosat itu sudah menyediakan akses internet dengan system time based. Caranya pun dibuat lebih mudah, cukup melakukan registrasi lewat sms dengan mengirim sms tertentu.

Contoh pesannya adalah;

Reg<spasi>time. Kirim pesan tersebut ke nomor 799. Setelah itu dalam waktu singkat Anda akan dikirimkan balasan. Waktu aktivasi maksimal memakan waktu 24 jam atau 1 hari. Apabila ingin kembali ke sistem pentarifan volume based, cukup mengirimkan pesan; reg<spasi>vol, kirim ke 799. Setiap permintaan, Anda akan dikenakan biaya Rp500. Layanan ini hanya berlaku bagi pelanggan pra bayar.

Soal settingan, tidak ada yang perlu diubah yakni;.
username : starone
Password: indosat
Nomor dial : #777

Sekarang Anda bisa menyesuaikan sistem tarif sesuai kebutuhan. Sebagai saran, gunakan sistem based ketika Anda ingin mendownload file yang cukup besar. Tarif per menit time based ini hanya Rp111/menit, berlaku hingga 31 Oktober mendatang.

Sayangnya, koneksi dengan timebased ini terasa lebih lamban dibanding ketika menggunakan sistem volume based.

 

AKSES TELKOMNET VIA FLEXI

Artikel diambil dari Tabloid Pulsa, Edisi 110 Th V/2007/19 Juli
Penulis : D. Iskandar

Pelanggan Flexi yang ingin menikmati layanan internet bertarif time based, Anda dapat menggunakan layanan milik Telkomnet Instan. Hanya saja diperlukan beberapa perubahan setting pada koneksi internetnya.

Cara settingnya sebagai berikut :

Buat koneksi baru dengan cara :

  1. Kliki start > setting>Control panel>Network and Internet Connection > Network Connection>Create a New Connection, lalu klik "Next"
  2. Pilih pilihan set up my connection manually, lalu klik Next
  3. Pilih pilihan Connect using a dial-up modem, lalu tekan tombol Next
  4. Masukkan nama ISP "Telkom Flexi"; tekan Next
  5. Masukkan nomor telepon "#777", lalu tekan tombol Next
  6. Isi user name: "telkoment@flexi"
  7. Isi password: "telkom"

Setting AT Command String

Untuk Akses paket datra Telkomnet@Flexi, AT Command String (Extra Initialization Command) pada modem yang digunakan harus disetting. Perbedaan settingan ini berpengaruh pada system pentarifan. AT Command String untuk akses volume based adalah AT + CRM = 1. Sedangkan untuk time based adalah AT + CRM =0 yang berarti akese mode data sirkuit. Sehingga jika anda menggunakan mode 0, maka biaya aksesnya akan dihitung berdasarkan lama waktu pemakaian (time based). Untuk mengisi settingan AT Command itu sebagai berikut :

  • Masuk ke Control Panel > Phone and Modem Options > pilih tab Modem, sorot modem CDMA yang aktif kemudian klik properties
  • Masuk ke menu "Advance" dan masukkan settingan AT command tadi yakni AT + CRM = 0 ke kotak "Extra Initilialization command", kemudian klik OK

Friday, April 20, 2007

Ulang tahun ke-77 PSSI

Kamis malam,19 April 2007 melalui siaran langsung di ANTV, PSSI menyelenggarakan perayaan ulang tahun ke-77. Cukup tua usia PSSI, tapi sayang sekali prestasi yang dihasilkan sepanjang usia tersebut masihlah sangat minim.

Jusuf Kalla (wakil presiden RI), pada malam tersebut didaulat untuk memberikan orasi terhadap perjalanan dan pencapaian yang telah diraih PSSI. Secara kelakar (namun sebenarnya menyakitkan) bapak wakil presiden kita ini mengkritik hasil yang telah diraih oleh PSSI sepanjang 77 tahun perjalanan mengelola persepakbolaan di tanah air.

Sepanjang orasi, saya sebagai pemirsa di depan televisi plus di tambah pengurus PSSI yang terlihat dilayar televisi tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan yang disampaikan oleh Jusuf Kalla.

Banyak hal yang disampaikan JK yang membuat miris kita sebagai bangsa Indonesia , antara lain :
  1. Indonesia selalu bangga dengan prestasi menahan imbang Unisoviet dg skor 0-0 pada saat praolimpiade sekitar tahun 60-an, jadi hampir masuk olimpiade saja sudah kita rayakan selama puluhan tahun, apalagi kalau menang dan masuk olimpiade mungkin akan kita rayakan selama se-abad.
  2. Pembinaan prestasi secara ilmiah sudah pernah dicoba bahkan yang non-ilmiah pun menggunakan ritual memandikan keris pusaka dan mencipratkan airnya ke para pemain dengan harapan bisa menang pun sudah dilakukan, ternyata kemampuan ritual mistis tersebut hanya sanggup bertahan di semifinal saja, ternyata ritual mistis pun ada keterbatasan. Hal ini dilakukan pada saat PSSI dipimpin oleh HR Dharsono.
  3. Dana yang dikucurkan untuk pembinaan sepakbola sebenarnya tidak kalah dengan dana di negara2 padang pasir, kucuran dana dari pengusaha sekelas Sigit Suharto (Arseto), Probosoetedjo (KTB), plus tambahan dana kiri kanan dari BUMN-BUMN pun tidak membuat prestasi Indonesia meningkat. Sebenarnya pesan moral yang mau disampaikan secara langsung oleh JK kepada pengurus PSSI (mungkin tidak etis dan tidak berani disampaikan secara langsung) adalah dana-dana tersebut tidak dikelola sesuai dengan tujuan, tapi malah masuk ke kantong-kantong pribadi para pengurus PSSI
  4. Tidak mudah mencari 11 orang untuk dijadikan pemain sepakbola dari 220 juta penduduk Indonesia karena untuk bermain di tingkat dunia harus ada 4 faktor didalam diri pemain tersebut yaitu : (1) Bakat/Keterampilan (2) Stamina (3) Fisik (4) Semangat Juang; yang paling penting adalah semangat juang, jika pada masa Ramang dkk, Indonesia bisa berbicara setidaknya ditingkat Asia, itu adalah karena semangat perjuangan merah putih. Sedangkan sekarang ini para pemain semangatnya adalah semangat "Sudirman", yang tidak lain akan bersemangat jika diiming-imingi oleh gambar Sudirman dilembar uang Rp100.000,- ;
  5. Pembinaan baik didalam negeri maupun diluar negeri sudah dilakukan, seperti mengirimkan tim binaan ke Italia, Belanda, dll tapi selalu gagal.
Kesimpulan : Ada sesuatu yang salah dalam pembinaan persepakbolaan di Indonesia, tetapi jika mengurut dari faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, sebenarnya semuanya sudah coba ditelusuri dan coba diperbaiki ternyata Indonesia selalu gagal.

Mungkin saya bisa bantu Om Jusuf Kalla untuk menemukan konklusi apa penyebab kegagalan Indonesia dalam pembinaan persepakbolaan di Indonesia. Sebenarnya hal utama adalah masalah mental bangsa Indonesia baik itu pengurus/pembina sepakbola, pemain sepakbola, wasit sepakbola, penonton sepakbola, komentator sepakbola semuanya mempunyai mental korupsi. Itulah penyebab utama Indonesia selalu gagal disegala bidang.

Setelah mental korupsi diperbaiki otomatis faktor-faktor pendukung diatas akan ikut pula terangkat. Semenjak Tim PSSI terakhir yang dikapteni oleh Fachri Husaini dkk (mungkin sekitar akhir tahun 90'an) saya tidak pernah lagi tertarik menyaksikan pertandingan sepakbola baik lokal maupun timnas, karena selalu kalah, kalah dan kalah.

Bagaimanapun selamat ulang tahun ke-77 PSSI, mudah2an pencanangan dan penekanan tombol simbolis yang dilakukan oleh Jusuf Kalla tadi malam dapat menjadi momentum perubahan dari PSSI yang lama yang sarat korupsi menjadi PSSI yang baru yang full profesional bebas korupsi.

Friday, December 29, 2006

Musisi (indonesia) pria dan anting

Pernahkan anda memperhatikan bahwa banyak musisi-musisi pria kita sekarang baik ketika sedang tampil di TV atau pun ketika sedang mengadakan aksi panggung, kebanyakan mengenakan anting/giwang sebagai aksesoris-nya.

Sepertinya sih lumrah saja, hmmm ..... coba lihat Grup band Raja, vokalisnya, Ian Kasela dan gitarisnya Moldy mengenakan anting, Grup band Ungu, dari Pasha, sang vokalis sampai ke personil lainnya pun mengenakan anting. Belum terhitung grup-grup band yang lainnya.

Sebenarnya apa sih korelasi antara anting yang mereka kenakan dengan musik mereka sendiri ? Kadang-kadang ketika memperhatikan pertunjukan mereka di TV saya pun sempat berpikir, apa mungkin kekuatan bermusik mereka sebenarnya ada di anting tsb. Apa jadinya kalau anting tsb dilepas, apakah permainan musik mereka pun akan rusak.

Pernah saya menyaksikan ketika acara live di salah satu stasiun TV, saat bulan Ramadhan dimana grup Radja tampil membawakan lagu-lagu religi, dari sisi performance & dekorasi semuanya sudah pas dengan tema Ramadhan, mereka berpakaian putih-putih, lagu-lagu yang dibawakan pun lagu 2 religius, tapi yaitu kalau suasananya dalam nuansa keagamaan, semestinya anting-anting tersebut disimpan dulu.

Entah kenapa ya saya punya pandangan bahwa kalau pria mengenakan anting itu lebih condong ke preman atau pun gay :-P tapi anyway permainan musik Grup Band Radja sih perlu diacungi jempol, terutama permainan gitar-nya si kidal Moldy.

Nah, seperti yang saya maksudkan sebelumnya, untuk Grup Band Ungu penampilannya disesuaikan dengan lagu religius yang dibawakannya. Di klip lagu "surga-Mu", sang vokalis, Pasha yang biasanya mengenakan anting dimanapun dia manggung, khusus di klip ini, antingnya sementara di lepas. Jadi kesannya jadi pas, lagu religius dibawakan oleh penyanyi "bukan preman/gay ".

Tapi kalau bicara anting, sekarang ini saya sering melihat remaja pria yang pakai anting yang tengahnya bolong gede, sehingga kuping si remaja tersebut bolong kayak kupingnya orang dayak. Saya sih melihat tidak ada yang menarik dengan aksesoris anting bolong spt itu. Si pemakainya pun tidak menjadi lebih ganteng, bahkan saya sih ngeliat si pemakainya ini jadi keliatan primitif dan otaknya "mungkin sedikit kurang waras". Ada anting yang ukuran bolong-nya sebesar cincin, jadi kalau jari diselusupkan ke anting tsb bisa masuk.
Jadi kepikiran, apa jangan2 suatu waktu nanti bukan anting bolong seukuran cincin yang dipake, tapi anting bolong seukuran ban truk yang dikenakan.

Dunia makin aneh saja !!! Yah gitu deh, tapi balik lagi, Grup DEWA, ahmad Dhani gak perlu pakai anting orang juga udah ngacungin jempol.

Atau pun, kalau tren pakai anting musisi pria di rasa gak cukup sensasional, mungkin ke depan para musisi ini akan menambahkan tatto di tubuhnya supaya bisa dianggap sah sebagai musisi.

Tauk Ah, Gelap !!

Wednesday, December 27, 2006

Evaluasi Diri Melepas Tahun 2006

Jika menghitung secara "count down" saat tulisan ini dibuat, maka tahun 2006 akan segera berakhir sekitar 4 hari lagi. Sudahkah kita mulai mengevaluasi diri, hal-hal baik dan hal-hal buruk apa sajakah yang telah kita perbuat dalam tahun 2006 ini.

Saya secara pribadi harus jujur mengakui bahwa di tahun 2006 ini banyak hal-hal yang sifatnya secara signifikan belum mampu mengubah hidup saya lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa pengalaman atau kegiatan yang mungkin memaknai hidup saya di tahun 2006 antara lain :
  1. Januari 2006, mendapat kenaikan gaji yang cukup lumayan.
  2. Mei 2006, saya bersama keluarga mertua pergi berlibur ke Hongkong dan Senzhen
  3. Desember 2006, adik saya yang laki-laki menikah, saya menjadi pendamping menggantikan almarhum bapak saya di pelaminan.

Dalam hal kuliner saya dengan istri/keluarga mertua dalam tahun 2006 ini telah mencicipi:
  1. Makan ayam tulang lunak di Resto Hayam Wuruk Plaza Pondok Indah 2
  2. Makanan melayu di Resto Penang arteri pondok indah
  3. Makan bubur ayam pinggir jalan di daerah Cipulir
  4. Makanan Italia di Resto Trattoria PI Mall 2
  5. Makanan Jepang di Resto Shabu Tei PI Mall 2
  6. Makan nasi padang di RM Sepakat di lantai 2 pasar mayestik
  7. Makan pecel lele di warung tenda lapangan CSW
  8. Makanan Jepang di Resto Takemori Darmawangsa Square
  9. Makanan sunda di Resto Kuring jalan baru Bogor
  10. Makan seafood di DCOST Kemang
  11. Makan nasi bebek di Pondok Bebek Senopati Senayan
  12. Makan soto bakar di resto "Barbeque Grill" Gandaria
  13. Makan seafood di Saung Telaga Sawangan
Tempat-tempat diatas adalah tempat unik yang baru sempat dijelajahi tahun 2006 ini, hanya saja untuk tahun 2006 ini bisa dibilang saya dan istri sangat jarang sekali makan makanan junkfood seperti fried-chicken dkk.

Sedangkan evaluasi diri lainnya yang belum menunjukkan perubahan, sebagian adalah:
  1. Lewat 2 tahun pernikahan, kami belum dikaruniai keturunan
  2. Kuantitas dan kualitas ibadah sholat saya belum juga membaik, untung saja dalam hal beramal dan bersedekah saya telah melaksanakannya jauh lebih baik. Saya bersyukur atas karunia dan rejeki yang Allah SWT berikan di tahun 2006 ini.
  3. Tekad untuk berolahraga pagi secara rutin sabtu/minggu pagi akhirnya kandas juga, paling tidak sih sekitar 10x saya sudah sempat olahraga. Itu pun dipicu oleh sepatu olahraga yang jebol dan hujan.
  4. Target memiliki rumah sendiri belum kesampaian, salah satunya karena lokasi yang tidak cocok dan yang lainnya adalah karena harganya yang selangit.
  5. Target mengurangi berat badan 5 kg belum terpenuhi karena ekivalen dg kegagalan berolahraga secara rutin. Walaupun secara ukuran sekarang sih masih proporsional yaitu berat 75kg tinggi 172 cm.
  6. Buku-buku banyak yang dibeli ada lebih dari 20 judul, tapi paling baru 5 buku yang dibaca.
Sedangkan beberapa target yang ingin dilaksanakan pada tahun 2007:
  1. Segera mendapatkan momongan
  2. Beribadah dan beramal lebih baik
  3. Bersama istri umroh ke tanah suci
  4. Mengganti motor honda tiger tahun 98 dengan honda tiger yang baru.
  5. Mengaktifkan usaha toko yang sekarang terbengkalai di DETOS
  6. Memiliki rumah sendiri
  7. Lebih disiplin dalam berolahraga
  8. Liburan ke Malaysia & Singapura
  9. Lebih disiplin dalam mengelola keuangan, MS Money mesti diberdayakan kembali nih.
  10. Bikin Website pribadi dengan kemampuan PHP, MySQL yang lebih baik
  11. Merapihkan koleksi DVD, MP3, Buku, Majalah sesuai kategorisasinya menggunakan MS Access.
  12. Melanjutkan S-2
  13. Memperbanyak relasi & lebih membuka diri
  14. Mendayagunakan buku agenda dalam mencatat kegiatan sehari-hari ditunjang MS Outlook sebagai pengolah data personel manager akhirnya.
  15. dll yang belum sempat terpikirkan sekarang ini.
Rupanya banyak yang perlu dibenahi untuk diri ini, jika dianalogikan dengan skor target, saya si manusia sederhana, untuk tahun 2006 ini mungkin baru sekitar 15% dari target yang sudah terlaksana, menyedihkan sekali :-( Saya memiliki motto yang saya taruh dalam screen saver HP saya yaitu "hidup adalah perjuangan, maka berusahalah !" maka untuk tahun 2007 saya harus lebih disiplin baik terhadap pengelolaan waktu, materi, diri sendiri atau pun dengan Tuhan.